'Elkhawlu-'Lxatîkh

Genesis 1
Genesis 2
Genesis 3
Genesis 4
Genesis 5
Genesis 6
Genesis 7
Genesis 8
Genesis 9
Genesis 10
Genesis 11
Genesis 12
Genesis 13
Genesis 14
Genesis 15
Genesis 16
Genesis 17
Genesis 18
Genesis 19
Genesis 20
Genesis 21
Genesis 22
Genesis 23
Genesis 24
Genesis 25
Genesis 26
Genesis 27
Genesis 28
Genesis 29
Genesis 30
Genesis 31
Genesis 32
Genesis 33
Genesis 34
Genesis 35
Genesis 36
Genesis 37
Genesis 38
Genesis 39
Genesis 40
Genesis 41
Genesis 42
Genesis 43
Genesis 44
Genesis 45
Genesis 46
Genesis 47
Genesis 48
Genesis 49
Genesis 50

1 Sabermula maka terkenanglah Allah akan Nohh, dan akan ſakalijen binatang lijar, dan akan ſakalijen binatang djinakh, jang ſertanja dalam Bahtara itu: maka deperlintaskanlah Allah ſawatu angin ka´atas bumi, dan ſudah tedohlah ſegala ajer itu.
2 Maka telah tertutoplah ſegala mata ajer tubir, dan ſegala pantjuran langit: dan gertagahlah hudjan daras deri pada langit.
3 Sahingga maka telah kombali ſegala ajer itu deri atas bumi dengan pergi datangnja: dan telah kuranglah ſegala ajer itu, komedijen deri pada udjong ſaratus dan lima puloh harij.
4 Maka berdijamlah Bahtara itu pada bulan jang katudjoh, pada harij jang atudjoh belas deri pada bulan itu, di´atas gunong Ararath.
5 Maka ſegala ajer itu adalah dengan pergi kurangnja ſampej bulan jang kaſapuloh: pada bulan jang kasapuloh, pada harij jang pertama deri pada bulan itu, ſudah kaliahatan kamontjakah2 ſegala gunong.
6 Maka djadilah komedijen deri pada udjong ampat puloh harij, bahuwa debukalah Nohh akan tingkap Bahtara, jang ſudahlah debowatnja.
7 Maka delepaskannja akan ſa´ejkor burong gagakh, jang pergi kaluwar dengan lalu lalangnja, ſahingga ſudah djadi keringlah ſegala ajer itu deri atas bumi.
8 Satelah itu maka delepaskannja akan ſa´ejkor burong merpatij deri pada ſisinja, hedakh melihat, kalu2 habis surutlah ſegala ajer itu deri atas muka bumi.
9 Tetapi tijadalh dapat merpatij itu barang perdijaman akan tapakh kakinja; lalu kombali ija kapadanja kadalam Bahtara; awleh karana ſegala ajer lagi diátas muka ſaluroh bumi: maka de´ondjokhkannja tangannja, lalu de´amilnja dija, dan demaſokhkannja dija kapada dirinja kadalam Bahatara.
10 Maka ija pawn nantilah lagi barang dujoh harij lajin2: dan pula ija lepaskanlah merpatij tiu deri dalam Bahtara.
11 Maka dtanglah kapadanja merpatij itu kalakh petang harij, dan bahuwa ſaſonggohnja ſawatu dawon phohn zejt jang tergintas adalah dalam parohnja: demikijenlah dekatahuwij Nohh, bahuwa habis surutlah ſegela ajer itu deri atas bumi.
12 Dan ija nantilah lagi barang tudjoh harij laijn2: tatkala delepaskannja merpatij itu, tetapi tijadalah kombali ija lagi kapadnja.
13 Maka djadilah pada tahon jang ka´anam ratus aſa, pada bulan jang pertama, pada harij jang pertama der pada bulan itu, bahuwa telah linnjaplah ſegala ajer itu deri atas bumi, maka deperſimpanglah Nohh akan atap Bahtara itu, lalu delihatnjalah maka bahuwa ſaſonggohnja telah habis keringlah ſegala mka tanah itu.
14 Kalakijen maka pada bulan jang kaduwa, pada harij jang kaduwa puloh tudjoh deri pada bulan itu, telah djadi kering bumi itu
15 Bermula berſadalah Allah kepada Nohh, ſambil fermannja
16 Pergilah kaluwar deri dalam Bahtara itu: angkaw ini, dan isterimu, dan ſegala anakhmu laki2, dan bini2 ſegala anakhmu laki2 itu ſertamu.
17 Sakalijen binatang lijar jang ſertamu itu, deri pada ſakalijen daging, deri pada ſegala burong, dan deri pada ſegala binatang djinakh, dan deri pada ſakalijen sulor2an, jang menjulor di´atas bumi itu, hendakhlah kawkaluwarkan dija ſertamu: dan bajiklah diperlimpah2kan ſegala itu pada bumi, dan ber´anakh2, dan bertambah2 ſegala itu di atas bumi.
18 Maka pergilah Nohh kaluwar, dan ſegala anakhnja laki2, dan isterinja, dan bini2 ſegala anakhnja laki2 itu ſertanja.
19 Sakalijen binatang, dan ſakalijen sulor2an, dan ſakalijen burong2an, ſakalijen jang bergarakh dirinja di´atas bumi; itu pawn maſing2 pada ſegala paturonannja pergilah kaluwar deri dalam Bahtara.
20 Bermula per´uſahlah Nohh ſabowah medzbehh bagi Huwa: lalu meng´ambillah ija deri pada ſakalijen binatang djinakh jang thahir, dan deri pada ſakalijen burong2an jang thahir, maka deperſombahkannja dija akan perſombahan tunu2an pada medzbehh itu.
21 Maka detjijomlah Huwa akan bawu harum manis itu, lalu dekatalah Huwa dalam hatinja: tijadalah aku kombali pada meng´utokij lagi akan tanah der karana munuſija, ſedang kaſangka´anhati manuſija itu djahtlah deri pada mudanja: dan tijadalah aku kombali lagi pada palukan ſakalijen jang hidop, ſeperti jang ſudah kubowat itu.
22 Deri pada ſakarang ini akan ada harij2 tertantu pada bumi, deri pada perhuma´an dan peng´ataman, der pada kadinginan dan kapanaſan, deri pada muſim kamaraw dan muſim hudjan; lagipawn ſijang dan malam tiu tijada akan berhenti.